si paling anti dibilang budak cinta.
tertuju untuk siapapun yang kumaksud, dan suguhan terimakasii
untuk pembaca yang mau menyapaku.
It’s just a short letter, of course for me on the
future.
Untuk siapapun yang pernah ber-era ‘spesial’ dalam
kamus perjalananku, Ketika kakimu sepertinya memintamu untuk pulang, Ketika
punggungmu juga tertunduk karena kelelahan.
Pelarianmu sudah begitu jauh terekam oleh semesta yang
bertugas, sesekali tengoklah ke belakang.
Apa orang yang selama ini mengikutimu dari belakang
masih ada disana?
Aku tidak pernah membayangkan sisi jalan atau belokan
tajam yang akan aku lewati, maka sepertinya aku juga tidak tau apakah aku masih
disana atau tidak.
Tetapi jika ternyata aku masih berdiam kelelahan,
percayalah bahwa aku berhasil bertahan.
Alih alih mengejarmu yang tidak mau berhenti.
Aku sudah cukup dikatakan hebat, karena mampu
menempatkan seseorang yang terganggu dgn kehadiranku di tempat yang istimewa
dan terawat.
aku memang tidak mau, karena nyatanya aku merdeka bukan?

Comments
Post a Comment