Entahlah, aku harus
pergi atau bertahan rabbi?
Kemungkinan apa
yang akan ku rasakan Ketika menyelami dunia baru, atau sepercaya itu dengan
kalimat mustahil disetiap penghujung waktu.
Mungkin aku akan
Kembali, tetapi bukan untuk menyesali lembaran yang berhenti tidak pada
waktunya, melainkan lembaran baru dengan cover yang lebih indah yang akan kumulai.
Kisah ini bukanlah tentang
sakit yang dibuat buat. Melainkan jawaban ‘iya’ dari setiap kekuatan yang
diminta.
Untukmu yang
terganggu, untuk partner sukses yang terasingkan, dan untuk siapapun yang merasa
tidak diadili dengan adanya grafik pencapaian itu dihadirkan.
aku pergi, dan kita
akhiri.
Tetapi untuk setiap
keterikatanku dengan kebesaran, untuk setiap inci ceritaku tumpah diatasnya,
dan untuk segala rasa abdiku pada seluruh panduan.
aku akan Kembali
nanti.
Sungguh untuk
setiap senyum yang sengaja diukir, untuk kursiku dalam menyelami organisasi,
untuk setiap lirikan yang membuatku kehilangan muka ditingkahnya, dan untuk
rencana keseluruhanku akan hidup didalamnya.
aku tidak akan
mampu untuk tinggal, juga pergi tanpanya.
And remember, the goodbye is not always about the last one🌾

Comments
Post a Comment