karena salah dalam membaca proposal!
Aku mendapati sebuah pertanyaan sore ini, “dia kenal sama kaka?”
Bukan berasal
dari seseorang yang hanya diselimuti rasa penasaran, tapi seseorang yang bahkan
mengenalku lebih dari siapapun..
Semenjak saat
itu, aku terus merasa ketakutan akan kesepian,
Takut kalau
kenyataannya memang aku selalu merasa sendirian.
Aku bahkan
terlupa, bahwa siapapun yang meramaikan semestaku saat ini adalah sesama yang membutuhkan
teman.
Boleh aku
mengakuinya? Bahwa aku ingin kehadiran seseorang. Yang benar benar diciptakan
dalam kisah perjalanan ku sebagai mereka yang menemukan tujuan, bukan lagi
sebagai mereka yang beriringan bersamaku dengan maksud mempertanyakan ujung
perjalanan.
Izinkan ku
mempermasalahkan hal yang tidak seharusnya, “dimana akhir semua ini?”
Masih sangat Samar,
dan aku belum pernah memiliki keberanian untuk memperjelasnya.
Karena takut,
ttg baggaimana jika ternyata expetasiku sama sekali tidak ada wujudnya di halaman
ini.
Sebagian dari mereka telah mengajariku
banyak hal, salah satunya adalah keberanian untuk mencintai diri sendiri.
Tapi aku belum
pernah yakin mampu untuk itu, bahkan ketakuatanku akan semakin besar wujudnya ketika mereka membuktikan bahwa mereka tidak
lagi ditakdirkan mengajariku seperti hari ini.
Nyatanya, selama
ini aku salah dalam membaca.
Posisiku bahkan
belum ditulis sebaitpun, tapi aku sudah jauh mengira bahwa semuanya akan
berakhir sesuai yang digambarkan.
atau kehidupanku memang belum dimulai?

Comments
Post a Comment