Kesalahan dalam menempatkan paragraf!
Bukan lagi soal waktu, bukan lagi perihal tempat.
Kenyamanan
memang menjadi syarat suatu alur mampu berjalan dengan ketepatan diatas rata
rata.
Mungkin mereka belum faham, antara lelucon yang cukup
danta untuk dijadikan bahan tertawaan. Atau tertawa yang ternyata cukup untuk
suara tertawa yang lain. Mereka salah tempat.
Part-ner
Setiap pertanyaan hampir kehilangan posisi karena
ulahnya.
Perlakuan dari setiap mereka. Respon tepat yang bahkan
tak kasat oleh perasaan sekalipun.
Kita yang salah dalam mengambil Langkah, atau mereka
yang sekali lagi salah dalam memilih tempat.
Untuk setiap partner, teman atau lawan. Kita salah
tempat.
Sesal. Yang entah untuk siapa kumaksudkan.

Comments
Post a Comment